Logo

H Mashuri Geliatkan Ekonomi Nelayan

Dipublikasikan oleh admin - 28 September 2021 - 161 Dilihat
Berita IMG

· Beri Bantuan Prasarana Usaha Perikanan Tangkap

 

 

Bangko-Bupati Merangin H Mashuri terus berupaya melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kerakyatan, pada pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memberi bantuan prasarana usaha perikanan tangkap, Selasa (28/9).

 

 

Bantuan berupa perahu bermesin, senter kepala, alat tangkap ikan seperti pancing beserta perlengkapannya dan jala ikan serta pelampungnya itu, diserahkan bupati secara simbolis kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sungai Selayar.

 

 

Penyerahan bantuan berlangsung di Dusun Bangko Rt 16 Rw 06 dan diterima Ketua KUB Sungai Selayar Saihu, warga Bangko Tinggi. Bantuan yang sama, berupa lima perahu mesin akan diserahkan kepada KUB lainnya.

 

 

 ‘’Tolong bantuan ini dimanfaatkan. Jangan sampai barang ini rusak tidak dimanfaatkan. Rusak untuk dimanfaatkan lebih berharga, dari pada rusak tidak dimanfaaatkan dimakan rayap,’’pinta Bupati.

 

 

Diakui bupati, sudah dua tahun Covid-19 melanda Bumi Merangin, sejak Maret 2019. Dampak Covid-19 tersebut, sangat luar baisa, terutama perkenomian kerakyatan. Dimana ekonomi masyarakat jadi merosot akibat Covid-19.

 

 

‘’Dalam upaya PEN, Pemerintah dengan kemampuan yang dimilikinya sangat ingin memulihkan mengembalikan perekonomian secepatnya, baik di bidang peranian maupun di bidang  jasa,’’terang H Mashuri.

 

 

Pertanian lanjut bupati, salah satu sub perikanan. Bupati berharap, bantuan yang diberikan itu setidaknya dapat menggairahkan kembali perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang pencari ikan.

 

 

Sayangnya bantuan itu diberikan ketika air Sungai Batang Merangin sudah mulai keruh. Padahal menurut bupati, enam bulan lalu air Sungai Batang Merangin itu masih jernih, semua ini  dampak ulah para Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

 

 

‘’Beberapa pelaku PETI sudah kita tertibkan, tapi pelanggaran terus dilakukan oleh para ‘pemain’ PETI. Ketika alat berat mereka kita ditarik, penambang malah beralih ke dompeng, sehingga sungai kita jadi rusak terus, ekosistimnya jadi rusak,’’terang Bupati.

 

 

Begitu juga jelas bupati, dengan rasa ikan di Sungai Batang Merangin yang jadi berubah, akibat airnya keruh dan sumber makanan yang juga berubah.  Bupati berharap semua itu, tidak memudarkan semangat untuk bangkit.(teguh/kominfo) 

Share: